Makanan Sebagai Mainan

Makanan Sebagai Mainan – “Jangan main dengan makananmu!” Berapa kali anak-anak kita mendengarnya dari orang tua kita? Dan berapa kali orang tua menyuruh anak-anak kita untuk tidak bermain dengan makanan mereka? Hal ini telah dikatakan pada waktu yang berbeda dan dengan begitu banyak cara, orang akan berpikir bahwa menggunakan makanan sebagai mainan akan menjadi salah satu hal yang paling mengerikan yang dapat kita lakukan. Namun, ada perbedaan antara bermain dengan makanan yang telah disiapkan untuk makan dan bermain dengan bahan makanan yang memang tidak dimaksudkan untuk bermain atau makan tapi juga untuk dorongan kreativitas.

Makanan Sebagai Mainan
Yang benar-benar ingin kita lakukan adalah memungkinkan anak-anak kita memiliki pengalaman menyenangkan dengan makanan yang akan mendorong mereka untuk mau ikut serta dalam kegiatan dapur dan memiliki sikap positif terhadap makanan, persiapan dan konsumsinya.

Mainan yang aman dan tidak beracun bisa dibuat dari makanan. Beberapa di antaranya adalah adonan roti yang terbuat dari tepung, garam dan air, blok cetak kentang dan cat jari puding coklat. Jika anak Anda memutuskan untuk memakan mainan, tidak akan ada salahnya dilakukan. Tentu saja, Anda perlu membedakan antara ‘makanan mainan’ dan makanan makanan. Tema mainan tidak boleh dianjurkan pada saat makan.

Salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi anak kecil dan yang membantu mengembangkan koordinasi mata adalah membuat kalung dari makaroni yang pertama kali dicelup dengan pewarna makanan. Anak-anak akan bersenang-senang melakukan pencelupan dan percekcokan. Gunakan benang, benang gigi atau benang tombol untuk mengikatnya kemudian, tergantung ukuran lubang pada makaroni. Bentuk makaroni yang bisa digunakan adalah roda gerobak, siku, rigatoni atau penne.

Ada banyak resep untuk playdough yang bisa di-on line. Beberapa resep menggunakan tepung maizena, yang lain menggunakan tepung bersama dengan garam, krim tartar dan kadang baking soda. Ada juga beberapa yang menggunakan sayuran yang berbeda untuk warna agar variasi dalam kreasi anak Anda. Bila Anda membuat Play Dough memungkinkan anak Anda untuk membantu mewujudkannya. Hal ini akan meningkatkan perasaan prestasi mereka.

Untuk memperbaiki hal di atas, beberapa mainan makanan yang bisa Anda buat di rumah tercantum di bawah ini.

Macaroni Necklaces-makaroni atau pasta yang dibentuk dengan lubang – benang gigi atau benang – anak-anak dapat membantu mewarnai makaroni – cukup campurkan pewarna makanan dengan sejumlah kecil air dan celupkan makaroni ke dalam air berwarna dengan sendok teh. Biarkan kering sebelum anak-anak mengikatnya.
Disarankan Bentuk-Siku Macaroni, Roda Kereta, Penne, Ziti, macaroni tubular pendek
Kentang Blok Pencetak – orang tua – potong kentang menjadi dua dan kemudian potong desain di permukaan yang dipotong (anak-anak yang lebih tua dapat melakukan ini sendiri dengan bantuan orang tua) dan kemudian gunakan pewarna makanan untuk pencetakan blokir.
Finger Painting – gunakan Puding Coklat instan, puding Pistachio atau puding Butterscotch – mulailah dengan meletakkan puding dalam mangkuk dan perlahan tambahkan air sambil diaduk sampai konsistensi lukisan jari tercapai. Gunakan kertas gulung murah atau kertas pembungkus coklat. Ini adalah kegiatan outdoor yang bagus selama musim panas. Sementara lukisan jari ‘mahakarya’ mengering, orang tua bisa menyalakan alat penyiram dan membiarkan anak-anak mencuci saat bersenang-senang pada saat bersamaan.
Cobalah salah satu item pada satu waktu dan biarkan reaksi anak Anda mengukur berapa banyak lagi yang akan Anda coba. Idenya adalah membiarkan anak Anda mengalami kreativitas dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Kenikmatan harus dimiliki oleh anak dan orang tua.

Leave a Reply