6 Hal yang Harus Diperhatikan oleh Tukang Pipa maupun Awam Tentang Keamanan Pipa Gas

Masalah pada pipa, tidak hanya pada pipa saluran air saja, namun juga bisa terjadi pada berbagai jenis pipa seperti, pipa saluran gas, pipa limbah, dan lainnya tentu juga disesuaikan dengan bahan dan ukuran. Terkadang, tukang pipa tidak hanya bisa mengatasi pipa saluran air saja namun juga pipa gas. Penyebab paling banyak adalah kebocoran.

Lapuknya bahan pipa yang sudah berkarat ataupun sudah usang menyebabkan pipa menjadi bocor. Kebocoran gas bukanlah masalah yang sepele.

6 Hal yang Harus Diperhatikan oleh Tukang Pipa maupun Awam Tentang Keamanan Pipa Gas

Kalau gas yang keluar adalah berbentuk asap atau bahkan menjadi uap saat keluar dari pipa, maka tidaklah terlalu dikhawatirkan.

Yang membahayakan adalah gas yang bisa menyebabkan kebakaran apabila ada percikan api di sekitarnya mengingat bahwa sifat gas itu mudah menyebar.

Satu-satunya cara yang paling tepat untuk mengatasi kebocoran pipa gas adalah mengganti pipa tersebut dengan pipa yang baru.

Namun, tentu hal itu tidak bisa sembarangan dan tidak jarang pula harus dilakukan oleh ahlinya. Terlebih apabila pipa tersebut bukanlah pipa biasa berukuran kecil, melainkan pipa-pipa gas pada pabrik, pusat perbelanjaan, restoran, dan pelayanan publik lainnya yang tentunya harus diservis oleh teknisi khusus, yaitu tukang pipa.

Selain dengan servicenya, berikut 6 hal yang perlu Anda ketahui mengenai keamanan pipa gas yang harus diperhatikan dengan benar.

  1. Perhatikan letak sumber gas. Perlu diperhatikan apakah sumber atau tabung gas berdekatan dengan sumber api atau tidak. Letak kontak listrik dengan tabung gas juga sangat berpengaruh, jangan sampai keduanya saling berdekatan.
  2. Teliti dalam memilih bahan pipa khusus gas. Pipa gas biasanya mempunyai standar tersendiri, seperti bahannya dari besi kuat jenis black steel atau carbon steel dengan ketebalan paling standar adalah 4 mm (ukuran pipa untuk tabung gas untuk memasak). Hati-hati apabila pipa yang digunakan dari bahan karet atau sejenisnya karena akan mudah terkorosi dan meleleh.
  3. Jangan langsung mencopot, memotong, atau melepaskan pipa dari sambungan tempat gas tanpa mematikan semua sumber api termasuk listrik terlebih dahulu.
  4. Pasang pressure gauge. Untuk pemasangan alat ini di dalam rumah memang tidak terlalu efektif, namun wajib di bidang perindustrian. Tukang pipa khususnya untuk pipa gas pasti paham dengan alat ini. Alat ini berfungsi untuk mengetahui tekanan gas maupun liquid dengan satuan paling umum yaitu atm atau psi. Apabila sewaktu-waktu terjadi kebocoran, maka teknisi atau tukang pipa tersebut akan segera menghentikan aliran gas karena alarm dari alat ini bisa disalurkan ke alarm kebakaran.
  5. Lakukan pengecekan secara berkala pada semua yang terhubung dengan pipa gas tersebut.
  6. Selalu mengutamakan keamanan dalam mendekorasi suatu ruangan yang diharuskan ada pipa-pipa gas, seperti dalam restoran.

Kebocoran pipa gas tentu bisa menjadi sesuatu yang mengganggu dan membahayakan apabila tidak ditangani dengan baik dan tepat.

Tidak hanya soal perbaikan, perawatan pipa gas pun juga harus selalu menjadi perhatian demi keamanan dan keselamatan bersama. Daripada menyewa jasa service panggilan dengan mengeluarkan biaya perbaikan, istilah ‘mencegah lebih baik daripada mengobati’ akan selalu menjadi yang terbaik.

Tidak hanya itu, dalam mencari jasa perbaikan tukang pipa yang sudah berpengalaman cukup lama menjadi poin utama agar hasil akhirnya tidak cepat terjadi kerusakan lagi dan lebih bagus.

Mintalah saran kepada ahlinya agar tidak terjadi salah langkah saat mencoba melakukan tindakan darurat pertama.

Leave a Reply