3 Penyebab Bayi Mengalami Alergi Yang Bunda Harus Tau

Apakah yang disebut dengan alergi pada bayi?

Alergi pada bayi adalah reaksi kekebalan tubuh bayi pada zat dalam lingkungan atau makanan yang mengandung alergen.

Saat bayi mengalami alergi seharusnya dia telah mengalami kontak dengan alergen, baik dengan menyentuhnya, menghirup, makan atau disuntikkan. Didalam pencernaan bayi terjadi salah menganalisa sehingga menyerbu alergen dengan cara melepas histamin serta bahan kimia yang lain untuk melawannya. Semuanya itu terjadi secara alami di dalam tubuh si kecil.

3 Penyebab Bayi Mengalami Alergi

Bahan kimia yang di lepaskan dari tubuh si kecil terlalu banyak yang mengakibatkan tanda-tanda seperti pilek, bersin, gatal serta batuk. Tanda-tanda alergi pada bayi dapat lebih ringan dari itu semua atau bisa juga lebih berat.

Dalam sebagian masalah, alergen bisa mengakibatkan reaksi yang kronis yang dimaksud syok anafilaksis. Yaitu tanda-tanda situasi darurat medis karena terjadi kesusahan bernapas serta pembengkakan berlebihan yang bisa menyebabkan kematian.

Apa saja pemicu alergen yang bisa menyebabakkan bayi alergi?

Pemicu alergi pada bayi bisa dari makanan, obat-obatan, serangga, bulu binatang, debu, jamur serta serbuk sari. Alergen bisa mengakibatkan tanda-tanda pernapasan, seperti pada alergi hidung atau rinitis alergi, tanda-tanda kulit seperti eksim atau masalah pencernaan pada alergi makanan.
Seberapa umum alergi pada bayi bisa terjadi?

Menurut tubuh National Health Interview Survey 4, 5 % anak-anak yang berumur kurang dari 18 th. mempunyai alergi makanan naik dari 3, 5 % pada th. 2000 lalu 10, 7 % mempunyai alergi kulit naik dari 7, 3 % pada th. 2000 serta 16, 6 % mempunyai demam atau alergi pernapasan.

Apa yang mengakibatkan alergi hidung?

Debu dan organisme mikroskopis yang berkembang pada serpihan kulit manusia bisa menyebabkan alergi pada hidung bayi. Nyaris 85 % pasien alergi hidung pada bayi di sebabkan karena debu. Bulu binatang umpamanya bulu dari kulit binatang serta rambut yang di jatuhkan oleh kucing, anjing serta hewan berbulu yang lain.

Sebagian bayi alergi karena bulu bantal atau selimut wol. Serta yang tidak terpikirkan oleh kita, anak-anak dapat alergi karena asap tembakau dari rokok yang di hirup orang dewasa, asap tembakau bisa membuat alergi pada bayi lebih buruk lagi.

Bagaimana saya dapat mengetahui anak saya alergi hidung atau hanya pilek?

Tanda-tanda alergi hidung agak mirip dengan tanda-tanda flu seperti hidung meler, mata berair, batuk, hidung tersumbat, ini bisa jadi susah untuk membedakannya. Terdapat banyak tanda bayi Anda alergi bukan pilek biasa:

Apakah itu terlihat pilek terus menerus? Pilek umumnya cuma dalam 1 minggu hingga sepuluh hari, alergi dapat lebih dari itu.

  1. Apakah hidung anak Anda selalu pengap serta basah?
  2. Apakah dia selalu menggeliat, mengelap atau mendorong hidungnya?
  3. Apakah lendir yang mengalir dari hidungnya terang serta tidak tebal?
  4. Apakah bayi Anda terus-terusan bersin?
  5. Apakah matanya gatal, merah serta berair?
  6. Apakah kulit dibawah matanya tampak gelap atau ungu atau biru, yang dokter sebut shiners alergi?
  7. Apakah dia bernapas lewat mulut?
  8. Apakah dia mempunyai batuk kering persisten?
  9. Apakah kulitnya pecah di ruam merah gatal?

Bila Anda menjawab ya satu atau lebih dari pertanyaan-pertanyaan diatas ada kemungkinan bayi Anda alergi dengan suatu hal di lingkungannya. Anak-anak dengan alergi hidung juga lebih rawan pada infeksi telinga, asma serta infeksi sinus.

Apakah alergi bisa diwariskan dari faktor keturunan?

Seseorang anak akan mewarisi kecenderungan alergi pada orang tuanya tetapi belum pasti alergi spesifik dan sama dengan orang tuanya.

Contohnya, jika satu diantara orangtua biologis anak Anda mempunyai alergi hewan peliharaan, ada kemungkinan 40% hingga 50 % anak Anda bakal mempunyai sejenis alergi juga. Probabilitas yang melompat ke 75 hingga 80 % saat kedua orang tua biologis mempunyai alergi yang sama juga.

Bagaimana saya dapat tahu terjadi alergi apa bayi saya?

Untuk mengetahui bahwa bayi Anda alergi pada makanan atua barang di perlukan analisa yang hati-hati dan terkadang memerlukan pertolongan tes medis untuk memastikan pemicu pasti dari alergi.

Alergi umumnya terjadi sepanjang cuaca lembab atau hujan dan bisa sangat susah untuk membedakan dari pilek. Debu atau alergi hewan peliharaan kerap mengakibatkan pilek menahun.

Bagaimana saya dapat membuat perlindungan anak saya dari alergen?

Langkah yang paling baik yaitu mmengurangi kontak bayi Anda dengan kemungkinan penyebab alergen yang paling umum :

1. Debu
Debu dan tungau bisa saja melekat pada kain serta karpet bahkan perabotan atau sofa di rumah. Tetapi anak-anak umumnya terkena debu di kamar tidur, dimana kasur serta bantal yang telah terlampau banyak debu.

2. Bulu hewan
Jika bayi Anda alergi pada hewan peliharaan, hanya satu jalan keluar yang benar-benar gampang yaitu tidak memelihara hewan berbulu. Itu bukan hanya hal yang gampang untuk dikerjakan dengan cepat namun barangkali Anda bakal memperhitungkan cuma untuk pilihan paling akhir saja.

Untuk melindungi bulu tak terjatuh, membersihkan hewan peliharaan dengan teratur. Anda bisa temukan sampo yang bisa mengurangi ketombe di toko hewan peliharaan. Juga melindungi hewan peliharaan Anda jangan masuk kamar tidur bayi dan beberapa tempat bayi Anda biasa bermain.

3. Pendingin ruangan
Pakai conditioner saat cuaca panas bisa sangat nyaman, tetapi jika kamar bayi Anda menjadi sangat lembab dan terlalu basah bisa menyebabkan banyak tumbuh jamur kecil yang tidak terlihat pada kasur bahkan bantal bayi yang bisa menyebabkan alergi.

Adakah obat yang bisa menolong anak saya dari alergi?

Banyak obat yang bisa menyembuhkan alergi pada bayi Anda, namun janganlah memberinya terlampau banyak obat alergi tanpa bicara dengan dokter Anda terlebih dulu.

Leave a Reply