3 Bahan Berbahaya dalam Kosmetik: Merkuri, Retinoid dan Asam Salisilat

Dalam artikel ini kami akan membahas 3 bahan berbaya dalam kosmetik, yakni merkuri, retinoid dan asam salisilat. Ketiga bahan kimia memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Wanita yang selalu pengen tampil cantik, terkadang menginginkan hasil instan alias cepat. Oleh karenanya, tak jarang produsen atau pabrik kosmetik berusaha memenuhi permintaan tersebut. Caranya adalah dengan menambahkan bahan-bahan yang memiliki reaksi cepat terhadap kulit. Misalnya saja menjadi cepat putih dalam seminggu. Demi mendapatkan hasil yang cepat, maka bahan seperti merkuti, retinoid. Yuk kita simak apa saja bahaya ketiga bahan tersebut dalam kosmetik, terlebih-lebih buat wanita hamil.

3 Bahan Berbahaya dalam Kosmetik: Merkuri, Retinoid dan Asam Salisilat

Merkuri

Telah banyak artikel di internet yang membahas bahaya kandungan merkuri dalam kosmetik. Zat merkuri difungsikan untuk memutihkan kulit secara cepat. Namun demikian, merkuri merupakan satu di antara bahan yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen bagi penggunanya, namun juga mempengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan.

Pihak Badan POM telah melarang beredarnya produk kecantikan yang mengandung merkuri. Pedagan yang nakal tetap saja masih ada yang lolos menjual produknya di pasaran. Meskipun penjual tersebut was-was tertangkap oleh pihak berwenang. Jika anda ingin berjualan kosmetik yang aman, anda dapat menggunakan jasa maklon kosmetik dari perusahaan kosmetik yang terpercaya. Perusahaan tersebut dapat membantu anda, membuatkan kosmetik yang aman dan terdaftar di Badan POM.

Sebagai pembeli kosmetik, konsumen perlu berhati-hati.Oleh karena itu, kewaspadaan kita sebagai konsumen perlu ditingkatkan. Jangan asal membeli kosmetik, terlebih jika tidak tercantum nomor registrasi dari BPOM. Cek kompisisi produk dan pastikan bahwa produk tersebut tidak mengandung merkuri.

Retinoid

Pada kosmetik yang penggunaannya dengan cara dioleskan di wajah, biasanya mengandung bahan retinoid. Retinoid merupakan zat metabolit pada vitamin A. Metabolit adalah senyawa yang terlibat pada proses metabolisme tubuh, baik berupa metabolid final maupun zat metabolit intermediet. Retinoid sering digunakan sebagai zat untuk kulit dan dipercaya mampu mengatasi masalah jerawat dan mengurangi tumbuhnya komedo di wajah.

Selain mengatasi jerawat, bahan yang merupakan turunan dari vitamin A ini memang terbukti ampuh dapat mempercepat proses terjadinya regenarasi sel. Namun, di balik keampuhannya ini, ternyata kandungan ini sangat berbahaya bagi janin pada ibu hamil. Zat ini dapat menyebabkan cacat pada janin. Selain itu, retinoid juga dapat menyebabkan iritasi kulit, seperti rasa panas terbakar, gatal, perih, dan kulit kemerahan. Oleh karena itu, hindari penggunaan kosmetik yang terkandung bahan retinoid.

Asam Salisilat (Salicylic Acid )

Bahan ini biasanya terdapat pada kosmetik yang digunakan untuk mengatasi jerawat dan aman jika masih dalam konsentrasi kurang dari 2%. Namun, jika konsentrasinya berlebihan akan berbahaya, terlebih bagi janin.

Bahaya lain dari asam salisilat adalah dapat menyebabkan terjadinya alergi. Indikasi dari alergi asam salisilat adalah hidung tersumbat, kesulitan bernapas, sakit perut ,kulit gatal, dan sakit kepala.

Jadi, agar lebih aman, sebaiknya hindari penggunaan kosmetik yang mengandung bahan tersebut. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih kosmetik yang mengandung bahan alami.

Itulah penjelasan ringkas tentang 3 Bahan Berbahaya dalam Kosmetik: Merkuri, Retinoid dan Asam Salisilat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply